Criteria dan Expression di Dalam Query

Criteria (kriteria) digunakan untuk menyaring (filter) data sesuai yang kita inginkan. Sedangkan expression digunakan untuk membuat criteria, rumus, fungsi, dan operasi aritmatika lainnya yang dapat dibuat menggunakan kotak Expression Builder. Jadi criteria dan expression merupakan dua hal yang saling berhubungan, karena ketika membuat criteria, kita bisa menggunakan expression. Begitu juga kadangkala ketika membuat expression tertentu, kita akan memerlukan suatu criteria. Ketika kita masuk ke mode design view query, terlihat pada kotak paling bawah tulisan Criteria dan Or. Lihatlah gambar dibawah ini:

 
 


Gambar Tampilan criteria didalam design query

 
 

Jenis-jenis Criteria

Criteria didalam Query Access dapat dibagi menjadi 8 (delapan) jenis, diantaranya:

 
 

1.      Ranges of Values criteria, yaitu criteria yang menghasilkan record yang nilainya berada pada batasan tertentu. Ciri criteria jenis ini adalah menggunakan operator aritmatika didalamnya, yakni : >, <, >=, <=, <>, dan Between…And. Contoh:

Expression

Fungsi

> 234

Digunakan untuk field bertype number, akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar dari 234.

< 1200.45

Digunakan untuk field bertype number, akan menghasilkan record yang nilainya lebih kecil dari 1200.45.

>= “Jakarta”

Digunakan untuk field bertype text, akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar atau sama dengan text “Jakarta”.

Between #2/2/1999# And #12/1/1999#

Digunakan untuk field bertype tanggal, akan menghasilkan record yang tanggalnya diantara 2-Feb-1999 s/d 1-Dec-1999 (ANSI-89).

Between ‘2/2/1999′ And ’12/1/1999′

Digunakan untuk field bertype tanggal, akan menghasilkan record yang tanggalnya diantara 2-Feb-1999 s/d 1-Dec-1999 (ANSI-92)

<>10 * 2

Digunakan untuk field bertype number, akan menghasilkan record yang nilainya tidak sama dengan 20.

 
 

PENTING!

        ANSI (American National Standards Institute), merupakan standard penulisan yang ditetapkan untuk mendefiniskan penulisan kode SQL. Terdapat dua standard ANSI yaitu ANSI-89 dan ANSI-92. Namun ANSI yang paling sering digunakan adalah ANSI-92. Microsoft Access telah banyak menambahkan feature-feature dan kode-kode SQL baru didalam ANSI standard tersebut, dan terkadang feature-fature dan kode-kode SQL baru ini hanya dapat dijalankan di query Microsoft Access (Jet database), tidak dapat dijalankan di SQL Server, namun sebagian besar sudah sama persis. Oleh karena itu bagi Anda yang sudah terbiasa bermain kode SQL di SQL Server dan lain-lain, mungkin akan merasa lebih mudah ketika bermain kode SQL di Access.

        Khusus penulisan tanggal secara langsung pada kode SQL, harus menganut system mm-dd-yy, yaitu bulan-tanggal-tahun.

 
 

2.      NOT criteria, yaitu criteria yang menghasilkan record dengan nilai yang bukan atau selain dari criteria yang ditentukan. Contoh:

Expression

Fungsi

Not “OPI”

Digunakan untuk field bertype text, akan menghasilkan record yang nilai didalamnya tidak terdapat text “OPI”.

Not 2

Digunakan untuk field bertype number, akan menghasilkan record yang nilainya selain 2.

Not T*

Digunakan untuk field bertype text, akan menghasilkan record yang nilainya tidak diawali dengan huruf “T” (ANSI-89), misalnya Tahu, Tempe, dan lain-lain.

Not T%

Digunakan untuk field bertype text, akan menghasilkan record yang nilainya tidak diawali dengan huruf “T” (ANSI-92), misalnya Tahu, Tempe, dan lain-lain.

 
 

3.      IN criteria, yaitu criteria yang menghasilkan record yang nilainya terdapat di salah satu criteria yang ditentukan. Contoh:

Expression

Fungsi

In(“IND”, “JPN”)

Digunakan untuk field bertype text, akan menghasilkan record yang nilainya sama dengan “IND” atau “JPN”.

 
 

4.      Text, partial, and matching values criteria. Yaitu criteria yang diaplikasikan khusus untuk data type text dan dapat digunakan untuk mencari sebagian atau keseluruhan data. Semua contoh dibawah ini memperlihatkan criteria yang digunakan hanya untuk field bertype text:

Expression

Fungsi

“JKT”

Akan menghasilkan record yang nilainya sama dengan text “JKT”.

“JKT” Or “BKS”

Akan menghasilkan record yang nilainya sama dengan “JKT” atau “BKS”.

>=”N”

Akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar atau sama dengan “N”.

Like “S*”

Akan menghasilkan record yang nilainya diawali dengan huruf “S”, seperti Sofyan, Syamsudin, dan lain-lain (ANSI-89).

Like “S%”

Akan menghasilkan record yang nilainya diawali dengan text “S”, seperti Sofyan, Syamsudin, dan lain-lain (ANSI-92).

 
 

5.      Expression criteria, yaitu criteria yang menggunakan fungsi (function) didalamnya. Contoh:

Expression

Fungsi

Right([NamaField], 2) = “99”

Menambahkan expression berupa fungsi RIGHT pada criteria. RIGHT digunakan untuk mengambil text dari kanan sebanyak nilai karakter yang ditentukan (pada contoh ini 2 karakter). Menggunakan contoh criteria ini akan menghasilkan record yang nilai akhirnya (sebanyak 2 karakter) sama dengan text “99”

Len([NamaField]) > Val(30)

LEN digunakan untuk mengambil jumlah karakter pada suatu text. Contoh, LEN(“OPI”) = 3. Adapun VAL digunakan untuk mengconversi text menjadi number. contoh criteria ini akan menghasilkan record yang jumlah karakternya lebih besar dari 30 karakter.

Date()

Digunakan untuk field bertype tanggal, akan menghasilkan record yang nilainya sama dengan tanggal hari ini.

 
 

6.      IS NULL criteria, yaitu criteria yang digunakan untuk menghasilkan record berdasarkan ada tidaknya nilai pada field tersebut. Contoh:

Expression

Fungsi

Is Null

Akan menghasilkan record yang kosong, tanpa nilai sedikitpun (Null atau blank)

Is Not Null

Akan menghasilkan record yang tidak kosong (terdapat nilainya).

” “

Sama fungsinya dengan null. Criteria ini digunakan khusus untuk data type text kosong yang terdapat spasi.

 
 

7.      Boolean criteria, yaitu criteria yang digunakan khusus pada field dengan data type boolean (Yes/No). Ciri utama criteria jenis ini adalah menggunakan salah satu pasangan kata dari True atau False, -1 atau 0, dan Yes atau No didalam criterianya. Contoh:

Expression

Fungsi

-1

Akan menghasilkan record yang nilainya True atau Yes.

0

Akan menghasilkan record yang nilainya False atau No.

 
 

8.      Subquery criteria, yaitu criteria yang menggunakan kode SQL yang mengambil nilai criteria dari table atau query lainnya didalam criterianya. Contoh:

Expression

Fungsi

(SELECT [UnitPrice] FROM [Products] WHERE [ProductName] = “Aniseed Syrup”)

Akan menghasilkan record yang nilainya sama dengan field UnitPrice pada table Products, dimana UnitPrice yang diambil khusus untuk ProductName “Aniseed Syrup” saja.

> (SELECT AVG([UnitPrice]) FROM [Products])

Akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar dari nilai rata-rata pada field UnitPrice table Products.

> ALL (SELECT [Salary] FROM [Employees] WHERE ([Title] LIKE “*Manager*”) OR ([Title] LIKE “*Vice President*”))

Akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar dari seluruh nilai field Salary pada table Employees, dimana data salary yang diambil khusus untuk Title Manager dan Vice President saja.

> ALL (SELECT AVG([UnitPrice] * [Quantity]) FROM [Order Details])

Akan menghasilkan record yang nilainya lebih besar dari seluruh nilai rata-rata field UnitPrice dikali field Quantity pada table Order Details.

 
 

Bagi para pemula, mungkin memahami subquery criteria lebih sulit dibandingkan dengan criteria jenis lainnya, sebab kode-kode SQL yang digunakan mungkin masih terlihat asing. Namun jangan khawatir, karena pada pembahasan selanjutnya akan dicoba membahas lebih dalam lagi akan penggunaan kode-kode SQL didalam Access.

Expression Builder

Ketika menggunakan expression, baik untuk keperluan membuat criteria, rumus, maupun operasi lainnya, Access telah menyediakan kotak Expression Builder, yaitu suatu editor yang didalamnya tersedia beberapa operator aritmatika dan fungsi-fungsi yang dapat langsung diklik atau dipilih tanpa harus diketik kembali. Dengan kotak Expression Builder, pembuatan expression menjadi lebih mudah, karena semua object Access dan fungsi internal Access sudah diperlihatkan dan jika kita belum memahami penggunaan suatu fungsi, kita bisa langsung mengakses keterangannya melalui Help. Untuk mengakses kotak Expression Builder ini, klik kanan disuatu column, kemudian klik Expression Builder.

 
 


Gambar Tampilan Expression Builder Access

 
 

Berdasarkan nomor pada gambar diatas, penulis akan menjelaskan sebagai berikut:

        No.1 menyatakan expression yang telah diketik di Expression Box. Selain diketik, bisa juga dengan mengambil fungsi seperti yang terdapat pada no.5 gambar diatas, yaitu dengan cara diklik dua kali fungsi tersebut.

        No.2 menyatakan tombol yang mewakili berbagai operator Aritmatika didalam Access.

        No.3 menyatakan object yang dipilih. Object ini dapat berasal dari table, query, form, dan lain-lain.

        No.4 menyatakan nama control atau kelompok fungsi yang hendak digunakan.

        No.5 menyatakan nama properties atau nama fungsi yang hendak digunakan.

About these ads

Tentang Sofyan Efendi

Salah seorang hamba Allah yang sangat membutuhkan cahaya-Nya, karunia-Nya, petunjuk-Nya, ampunan-Nya dan rahmat-Nya.
Tulisan ini dipublikasikan di Ms Access - Query. Tandai permalink.

5 Balasan ke Criteria dan Expression di Dalam Query

  1. azer berkata:

    assalamualaikum,
    pak bagaimana membuat query yang memecahkah persoalan sebagai berikut, misalkan:
    jam kerja total sebagai pembatas 24000jam dialokasikan pada 3 jenis produk,
    produk a: butuh 2jam kerja peritem dan akan memproduksi 5000 unit
    produk b: butuh 4jam kerja peritem dan akan memproduksi 2500 unit
    produk c: butuh 3jam kerja peritem dan akan memproduksi 4000 unit
    dialokasikan untuk 3 urutan prioritas a-b-c
    jawab:
    a: 5000unit x 2 jam =10000 jam
    b: 2500unit x 4jam =10000 jam
    sisa 4000jam
    c:4000/3 = 1.333unit
    apa bapak bisa memberikan pencerahan, expresi atau syntax seperti apa ?
    terimakasih

  2. Taufan berkata:

    Sebelumnya tks bgt atas pencerahannya. Klo blh maw nanya neh, aq punya satu table dimana ada field tgl ( valuenya br ada 3 periode tgl yg beda bulan, nama (valuenya ada 5 nama karyawan) dan gaji (valueny beda2 tiap entry dgn format curr). Casenya, aq maw buat query berdasarkan table tsb, dgn view field tgl (memunculkan hanya 1 periode tanggal yg terbaru scr otomatis/default, aq blm taw gmn setting field ini); field nama (aq groupby) dan field gaji (maksudnya total gaji per-karyawan per-bulan, field ini aq sum); field gaji total (field ini berisikan total gaji seluruh karyawan pada periode tgl yg terakhir, aq jg blm taw gmn setting field ini). Mohon pencerahannya utk setting field2 yg aq blm taw caranya yah? Tks again

  3. Ihan berkata:

    Good article, sangat bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s